Di antara 2 Nikmat

“Pagi ini aku berada di antara dua nikmat, yang aku tidak tahu mana yang lebih utama : dosa-dosa yang ditutupi oleh Allah sehingga tidak seorang pun bisa mencelaku dengannya, dan kecintaan yang dilontarkan oleh Allah di hati para hamba sementara amalku tidak mencapai derajat itu.” {Abu Tamimah Al-Bashri}

*Kalaulah dosa-dosa itu berbentuk (sebuah) luka (borok). Aku yakin tidak akan ada seorang pun yang mau memandang rupa jasadku oleh sebab banyaknya luka (borok) yang menghiasinya. Dan pastilah mereka akan merasa jijik untuk duduk bersama dalam satu majelis denganku, dikarenakan aroma busuk yang tercipta dari borok tersebut..

*Kalaulah bukan atas nikmat dari-Nya (berupa ditutupinya berbagai aib dan cela diri) maka tak pelak banyak manusia yang akan menghinakanku..

*Sungguh akan binasa diri ini jika terlepas dari pertolongan-Nya..

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akherat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku.. Ya Allah, tutupilah aurat (aib dan kekurangan)ku dan berilah ketentraman di hatiku.. Ya Allah, jagalah aku ; dari depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku, serta aku memohon perlindungan dengan keagungan-Mu agar tidak disambar (hal buruk) dari bawahku..

Ibnu Umar mengatakan, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam ketika pagi dan sore tidak pernah meninggalkan do’a-do’a ini.” {HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dishahihkan oleh Albani}

Iklan

About this entry