My Choice = My Risk

Setidaknya, isi status teman FBku ini cukup menghibur kemelut jiwaku..

Cita-cita rendahan adalah cita-cita untuk menghibur, seperti ingin menjadi penyanyi, artis film layar lebar dll. Meskipun sebagian orang dan kecoa menganggapnya cita-cita tersebut terpuji.

Cita-cita mahal adalah cita-cita untuk memberi manfaat, dari keinginan menjadi seorang revolusioner bahkan sekedar guru ngaji. Meskipun sebagian orang rendahan dan kecoa menganggapnya angan-angan kosong atau cita-cita lucu.

===========================

Maka, nanti jangan terpelongo mengetahui para penyanyi dan penghibur tiap saat makin buruk kondisinya; karena tidak berkah penghasilan, belum lagi mungkin saja ia malah menanggung dosa yang tiap saat menambah berlipat selipat banyaknya penikmat yang terhibur.

Juga silahkan kagum sendiri nanti melihat seorang guru TK mengajar anak-anak Al-Fatihah dengan sabarnya dan damainya. Yang kemudian insya Allah pahala terus mengalir meskipun wafatnya sang guru; karena tiap hari anak-anak itu shalat membaca Al-Fatihah, maka pahala mengalir terus, hingga dewasa dan menua anak-anak, setiap kali membaca, akun pahala bagi sang guru mengalir.

So, jadilah apa yang kau mau. Soal bahagia atau menyesal, itu jadi urusan dan tanggunganmu kelak.. (Hasan Snake Hunter)

This is my Choice.. I’m sorry I can’t be Perfect..

Iklan

About this entry